Karhutla, Belum Berdampak Terhadap HKTI Kalimantan Barat - Kalimantannews.id

Karhutla, Belum Berdampak Terhadap HKTI Kalimantan Barat

Karhutla, Belum Berdampak Terhadap HKTI Kalimantan Barat
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPD Provinsi Kalimantan Barat menilai belum ada dampaknya Karhutla yang sampai saat ini masih berlangsung di Kalimantan Barat terhadap perencanaan
Kalimantannews.id, Pontianak - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPD Provinsi Kalimantan Barat menilai belum ada dampaknya Karhutla yang sampai saat ini masih berlangsung di Kalimantan Barat terhadap perencanaan, atau master plan jangka menengah dan panjang serta program-program CSR dijalankan HKTI.

Hal itu dikatakan Sekretaris HKTI Provinsi Kalimantan Barat M Imanullah kepada media ini, Rabu (23/9) di Kota Pontianak. 

Sedangkan kasus kebakaran hutan, Imanullah tidak mau berkomentar lebih jauh, hanya saja menurutnya perusahaan-perusahaan sawit serta korporasi kehutanan dan lainnya pastilah mengetahui aturan, baik Kepres, Kepmen dan Perda terkait tata cara pembukaan lahan.

Sementara untuk lahan yang 2 hektare, kata Imanullah, ada aturan dan mekanisme tata cara mengatur pembukaan lahanuntuk tanaman padi, palawija dan sayuran sepanjang aturannya dipenuhi saat melakukan buka lahan dinilai tidak masalah. 

Sesuai dengan Perda Provinsi Kalimantan Barat Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal, kata Imanullah, diperkuat juga dengan Inpres No 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan Dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, dimana pada Inppres jelas ada aturan yang mengaturnya mengenai perladangan sehubungan dengan kearifan lokal.

"Yang masih tetap mempertahankan kearifan lokal namun dengan berbagai macam syarat," ujar Imanullah.
 
Sedangkan langkah-langkah yang diambil HKTI Kalimantan Barat untuk saat ini adalah melakukan konsolidasi pengurus supaya jangan melakukan program pembuakaan lahan, kemudian menghimbau serta mensosialisasi kepada para petani untuk membuka lahan tidak dengan cara membakar, serta  mencegah kebakaran, dan membuat baliho-baliho peringatan.

"Imbauan pencegahan kebakaran lahan, kami melakukan aksi sosial, bantuan sembako dan alat-alat pemadam kebakaran, bantuan air bersih, dan terhadap petani yang lokasinya terdampak maka kedepannya akan kami fasilitasi untuk mendapatkan bantuan bibit dan alsintan agar mereka tetap produktif sehingga bisa tetap mendapatkan penghasilan," pungkasnya.(OK)

Formulir Kontak