8 Hari Koma, 3 RS dan 1 Puskesmas Tak Mampu Atasi di Kalimantan Barat - Kalimantannews.id

8 Hari Koma, 3 RS dan 1 Puskesmas Tak Mampu Atasi di Kalimantan Barat

8 Hari Koma, 3 RS dan 1 Puskesmas Tak Mampu Atasi di Kalimantan Barat
8 Hari Koma, 3 RS dan 1 Puskesmas Tak Mampu Atasi di Kalimantan Barat
Kalimantannews.id, Pontianak -  Selama 8 hari seorang ibu dari Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak koma. 3 Rumah Sakit dan 1 Puskesmas tidak mampu menanganinya. Biaya berobat yang sudah habis Rp20 juta membuat keluarga pasrah.

Ibu EL, sebut saja begitu, warga Kuala Behe Kabupaten Landak hingga kini masih tak sadarkan diri. Sudah 8 hari koma akibat komplikasi penyakit darah tinggi dan stroke ringan.

Penderitaan keluarga dimulai saat pasien pertama kali dibawa ke RSUD Ngabang, Landak. Karena keterbatasan alat, dan dokter spesialis pasien kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soedarso Pontianak. 

Namun pihak rumah sakit menolak dengan alasan penuh. Tidak menyerah, keluarga kembali membawa pasien ke RS Bhayangkara Pontianak. Hasilnya sama, ditolak karena tidak ada kamar.

Akhirnya pasien dirawat di RS Antonius Pontianak selama 5 hari. Namun karena biaya yang besar, keluarga memutuskan memindahkan pasien.

"Rumah sakit Antonius mahal. Tebus obat saja kemarin ada yang lima juta, tiga juta. Belum lagi biaya inap dan ongkos-ongkos saya. Makanya ketika Bhayangkara ada kamar kosong langsung saya pindahkan, karena Bhayangkara bisa menerima BPJS," ujar Florias, 54 tahun, suami pasien saat ditemui di Kota Pontianak, Senin, 12 Oktober 2026.

Florias mengaku sudah menghabiskan sekitar Rp20 juta untuk pengobatan, akomodasi, dan ongkos. 

Saat ini pasien dirawat di RS Bhayangkara dan bisa menggunakan BPJS. Namun keluarga belum diizinkan menjenguk karena pasien masih dalam pemantauan intensif dan belum sadarkan diri.

"Saya tidak mengerti kenapa masih koma. Kata dokter sakitnya komplikasi dan darah tinggi. Susahnya memang sebelum koma istri sulit diajak berobat ke Puskesmas di kampung saya," kata Florias.

Setelah beberapa hari ditangani dokter di RS Bhayangkara, akhirnya pasien sadarkan diri dan sekarang sudah kembali ke kampung di Kuala Behe Landak Kalimantan Barat.

Formulir Kontak