Kilau Tring! Pegadaian: Investasi Emas Digital Menyapa Hati Balikpapan Pulau Kalimantan Bagian Timur - Kalimantannews.id

Kilau Tring! Pegadaian: Investasi Emas Digital Menyapa Hati Balikpapan Pulau Kalimantan Bagian Timur

Kilau Tring! Pegadaian: Investasi Emas Digital Menyapa Hati Balikpapan Pulau Kalimantan Bagian Timur
Festival Tring! by Pegadaian di Balikpapan Kalimantantan Timur ajak generasi muda melek investasi emas digital lewat edukasi dan hiburan interaktif.
Kalimantannews.id, Balikpapan - Suara musik lembut menyapa setiap langkah pengunjung di Atrium E-Walk Balikpapan Pulau Kalimantan bagian timur.

Kilauan emas terlihat jelas berpadu dengan senyum hangat para pengunjung larut dalam suasana haru itu.

Di tengah gemerlap itu, ada cerita lebih dari sekadar festival ada semangat literasi finansial berdenyut pelan namun pasti.

Selama lima hari, sejak 22 hingga 26 Oktober 2025, Pegadaian menebar cahaya lewat Festival Tring! by Pegadaian.
apa itu Kilau Tring Pegadaian Investasi Emas Digital Menyapa Hati Balikpapan Pulau Kalimantan Bagian Timur
Bukan sekadar pameran produk, bukan pula sekadar hiburan akhir pekan. Ini adalah panggung gerakan perubahan cara berpikir tentang uang, investasi, dan masa depan.

Emas Jadi Gaya

“Era digital menuntut kami terus berinovasi,” tutur Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti hari ini.

Suaranya tegas namun hangat, seolah ingin merangkul generasi muda yang kini hidup di tengah gemuruh teknologi dan gaya hidup instan.

“Melalui Tring! by Pegadaian, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan dan investasi yang mudah, aman, dan menyenangkan,” ujarnya.

Di sinilah Tring! hadir sebagai jembatan antara masa lalu dan masa depan. Dari tabungan emas klasik hingga transaksi digital masa kini, semuanya menyatu dalam satu sentuhan layar.

#MulaiDariTring! bukan sekadar tagar, tetapi seruan halus agar setiap orang mulai memikirkan masa depan mereka dengan lebih bijak.

Bagi banyak orang, terutama anak muda di Kota Balikpapan Kalimantan Timur, emas kini bukan hanya perhiasan saja.

Ia menjadi simbol kemandirian, cara baru menata keuangan, dan bentuk cinta pada diri sendiri yang rasional.

Pegadaian, yang dulu identik dengan etalase kaca dan buku catatan, kini bertransformasi menjadi aplikasi berwajah muda dan dinamis.

Digital Jadi Nyata

Festival ini bukan hanya tentang edukasi, tapi juga tentang pengalaman. Ada Gold Clinic, tempat para pengunjung belajar cara menabung dan berinvestasi emas secara cerdas.

Ada juga Tring! Corner, di mana mereka bisa mencoba langsung transaksi emas digital dari ponsel masing-masing.

Balikpapan sore itu seperti berkilau. Di tengah suara riuh, muncul tawa anak-anak muda yang baru pertama kali tahu, bahwa menabung emas bisa dimulai hanya dari sepuluh ribu rupiah.

Festival ini juga tak luput dari sentuhan musik. Penampilan Budi Doremi jadi puncak malam yang manis, menghadirkan harmoni antara lagu, cahaya, dan edukasi finansial.

Setiap bait lagunya terasa seperti ajakan untuk lebih mengenal diri dan mengenal nilai dari setiap rupiah yang disimpan dengan cinta.

Finansial Jadi Cerita

Bukan hanya masyarakat umum yang hadir dalam euforia ini. Ketua I TP PKK Kota Balikpapan, Siti Khotijah Bagus Susetyo, turut memberi apresiasi atas upaya Pegadaian.

Ia menilai, inisiatif ini bukan sekadar inovasi bisnis, tetapi bagian dari gerakan sosial yang mendorong perempuan dan generasi muda melek finansial.

“Pegadaian memberi ruang bagi masyarakat, terutama kaum ibu, untuk belajar mengelola uang dan berinvestasi dengan cara modern,” ujarnya lembut.

Sementara itu, Rinaldi Lubis, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, tak menutupi rasa bangganya.

“Balikpapan adalah kota dengan semangat digitalisasi yang tinggi,” ucapnya.

“Melalui Festival Tring! kami ingin mendekatkan Pegadaian dengan masyarakat Kalimantan, dan menunjukkan bahwa investasi emas kini bisa dilakukan dalam genggaman,” ujarnya menambahkan.

Kalimat itu sederhana, tapi bergetar di hati banyak pengunjung. Pegadaian, dulu dianggap sebagai tempat "menggadaikan masa sulit," kini tampil sebagai teman memudahkan langkah menuju masa depan cerah.

Tidak ada lagi jarak antara meja kasir dan masyarakat. Hanya ada layar ponsel, sentuhan jari, dan kepercayaan tumbuh dalam waktu singkat.

Di sela-sela hiruk pikuk festival, pengunjung disuguhi promo menarik. Diskon pembukaan dan top up tabungan emas, potongan harga cicil emas hingga Rp50.000 per gram, serta hadiah langsung berupa emas kecil nan berharga.

Semua itu diatur dengan rapi, menghadirkan suasana belanja yang juga mengedukasi semua lini generasi.

“Festival ini jadi bukti nyata komitmen Pegadaian dalam memperkuat literasi keuangan,” ujar Deputy Bisnis Area Pontianak, Abdul Lafaz Isnainy.

Nada suaranya tenang, tapi penuh keyakinan. Tring! bukan sekadar aplikasi, tapi simbol langkah baru untuk memperluas jangkauan layanan digital ke seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Barat.

Ia menambahkan, “Kami optimistis semangat inovasi ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat, bahwa berinvestasi emas kini bisa dilakukan dengan cara modern, mudah, dan terpercaya.”

Balikpapan, kota minyak dan laut berkilau, kini menjadi saksi betapa emas bisa menjadi bahasa baru untuk berbicara tentang masa depan.

Festival Tring! membuktikan bahwa literasi kalau soal keuangan itu tidak harus kaku dan membosankan.

Ia bisa hadir dengan musik, canda, tawa, dan semangat belajar yang mengalir lembut seperti cahaya senja di pinggir laut.

Pegadaian berhasil menyatukan edukasi dan hiburan, menjahit keduanya dalam satu benang emas bernama inovasi.

Dari Sabang hingga Merauke, kini langkah Tring! berlanjut ke kota-kota lain membawa semangat inklusi finansial sesungguhnya.

Karena pada akhirnya, bukan hanya tentang emas bersinar, tetapi tentang mimpi tumbuh dari kesadaran finansial.

Tentang generasi muda yang mulai menabung bukan karena takut miskin, tetapi karena ingin hidup dengan arah.

Tentang masyarakat mulai melihat Pegadaian bukan sekadar tempat gadai, tapi sahabat menuntun menuju kesejahteraan.

“Kami ingin membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutup Selfie Dewiyanti perihal kegiatan itu.

Kalimat itu juga menggema di udara Kota Balikpapan Kalimantan Timur, di antara tawa, musik, dan cahaya lampu panggung.

Sebuah janji sederhana, tapi sarat makna bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil, dari sentuhan pertama di aplikasi Tring!, dari keberanian untuk berkata, aku mulai menabung hari ini.

Maka, di situlah keindahan sesungguhnya dari setiap butir emas, bukan hanya pada kilaunya, tetapi pada harapan yang ia pantulkan di mata orang-orang percaya.

Formulir Kontak